Ulama Jharkhand dan Bihar tentang Maulana Saad

Berikut ini adalah terjemahan Sikap Para Ulama dari Jharkhand dan Bihar serta sebuah pernyataan dukungan dari mereka atas sikap Darul Ulum Deoband

Dengan nama Allah, Yang Maha Tinggi

Mufti Abul Qasim Sahib Nomani yang terhormat dan mulia (semoga keberkahannya terus berlanjut), kami adalah para pendukung Darul Ulum Deoband

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Segala puji bagi Allah, kami dalam keadaan sehat dan berharap Anda juga dalam keadaan sehat dan sejahtera. Tujuan pesan ini adalah bahwa, atas permintaan banyak ulama dan pemimpin spiritual yang saleh dari seluruh dunia mengenai pandangan dan pemikiran yang keliru dari Maulana Muhammad Saad Sahib Kandhlawi, Darul Ulum Deoband, segala puji bagi Allah, telah memperjelas sikapnya. Mereka menyatakan bahwa pernyataan-pernyataannya mengandung penafsiran yang salah atau lemah terhadap Al-Quran dan Hadis, serta penafsiran yang berdasarkan pendapat pribadi. Beberapa pernyataannya menunjukkan ketidakhormatan terhadap kedudukan mulia para Nabi (semoga kedamaian tercurah atas mereka). Banyak pernyataannya menyimpang dari kesepakatan Umat dan kesepakatan para pendahulu yang saleh (Salaf). Dalam beberapa persoalan fikih, ia dengan teguh menyampaikan pendapat-pendapat tanpa dasar kepada publik yang bertentangan dengan fatwa bulat dari Dar al-Ifta yang terkemuka. Ia menggambarkan pentingnya pekerjaan Jamaah Tabligh dengan cara yang secara keras mengkritik dan merendahkan cabang-cabang agama lainnya, sehingga tanpa perlu menolak dan mengingkari metode dakwah lama dari para pendahulu. Selain itu, hal ini menyebabkan berkurangnya, bahkan penghinaan terhadap, kebesaran para Elders dan pendahulu. Sikapnya ini bertentangan dengan jalan para pemimpin Jamaah Tabligh terdahulu: Hazrat Maulana Ilyas Sahib, Hazrat Maulana Yusuf Sahib, dan Hazrat Maulana Inamul Hasan Sahib. Karena kurangnya ilmu, Maulvi Muhammad Saad Sahib menyimpang dari jalan mayoritas Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam pemikiran, pandangan, dan penafsirannya terhadap Al-Quran dan Hadis, yang tidak diragukan lagi merupakan jalan kesesatan.

Setelah pernyataan sikap Darul Ulum Deoband, pada hari Kamis, 6 Desember 2016, sebuah pertemuan para ulama dari zona Chota Nagpur diadakan di bawah kepemimpinan Hazrat Maulana dan Doktor Iqbal Nair Sahib Qasmi di Latehar, Jharkhand, di Institute for the Propagation of Quran and Sunnah di distrik Giridih. Para ulama dan imam masjid dari sebagian besar distrik di zona tersebut berpartisipasi, dengan sekitar 150 peserta. Semua orang dengan sepakat mendukung sikap Darul Ulum Deoband. Setelah itu, beberapa sesi pertemuan para ulama diadakan di berbagai lingkaran di distrik Giridih, yang semuanya dengan sepakat mendukung dan menegaskan sikap Darul Ulum Deoband.

Akhirnya, hari ini, pada hari Kamis, 12 Maret 2017, setelah shalat Maghrib, sebuah pertemuan penting para ulama dan pemimpin Jamaah dari distrik tersebut diadakan di Masjid Madina, Barwadih, Giridih. Setelah penjelasan rinci mengenai situasi yang mengkhawatirkan saat ini di dalam Jamaah, semua yang hadir dengan sepakat mengumumkan bahwa seluruh ulama dan pemimpin Jamaah berdiri bersama sikap Darul Ulum Deoband dan mendukungnya dengan kuat. Kami semua bersama Syura (badan musyawarah) dalam pekerjaan Jamaah. Semoga Allah memperbaiki segala ideologi yang keliru, dan di mana pun terjadi penyimpangan dari metode dan prinsip yang menjadi dasar Hazrat Maulana Muhammad Ilyas (semoga Allah merahmatinya) dan para sahabatnya memulai pekerjaan ini, semoga hal itu diakhiri dan pekerjaan dilakukan sesuai dengan jalan para Elders. Hal ini agar Jamaah ini, yang terbukti menjadi sarana penting dalam menyebarkan kebaikan dan kedekatan dengan agama, tidak menjadi golongan yang terpisah dan tetap terlindungi dari jatuh ke dalam jurang dalam dari segala bentuk ekstremisme, berlebihan, kelalaian, dan fanatisme. Kami memohon doa Anda.

Wassalam

Sumber: https://raddefst.blogspot.com/2018/10/Bihar-jharkhand-ka-moqif.html