Sikap/Fatwa Ulama Allahabad tentang Maulana Saad

Sikap Ulama Allahabad

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang

Dukungan dari Para Ulama Kota Allahabad yang Terhormat untuk Sikap Darul Ulum Deoband Terkait Pemikiran dan Ideologi Maulana Saad Sahib

Hari ini, tanggal 15 Desember 2017, sebuah pertemuan sebagian besar ulama yang terkait dengan mazhab Deobandi diadakan di Madrasah Ashraf ul Ulum, Azad Nagar, Kareli, Allahabad. Dalam pertemuan ini, dukungan penuh diberikan kepada sikap yang diambil oleh Darul Ulum Deoband terkait pemikiran dan gagasan Maulana Saad Sahib dari Markaz Nizamuddin, Delhi. Kami, para ulama yang terhormat, mengakui kerja Dakwah dan berdoa semoga Allah Yang Maha Kuasa memberkatinya dengan kemajuan lebih lanjut.

Namun, beberapa pemikiran dan ideologi Maulana Saad Sahib, khususnya terkait ponsel berkamera, cukup meresahkan:

  1. "Mendengarkan Al-Qur'an di dalamnya adalah penghinaan terhadap Al-Qur'an. Shalat tidak sah jika Anda menyimpannya di saku. Betapapun banyak fatwa yang Anda dapatkan dari para ulama yang terhormat, Allah akan menghalangi Anda untuk mengamalkan Al-Qur'an."
  2. "Wajib bagi setiap Muslim untuk membaca Al-Qur'an dengan pemahaman."
  3. "Ketika Nabi Musa (semoga kedamaian tercurah kepadanya) mengasingkan diri untuk berdoa, 588.000 orang tersesat karenanya."
  4. "Mereka yang mengajarkan agama demi imbalan sama saja menjual agama. Para pezina akan masuk Surga lebih dahulu daripada mereka."

Karena pemikiran-pemikiran semacam itu, Darul Ulum Deoband menyampaikan sikap yang tegas dan kuat terkait Maulana Saad Sahib dan menyatakannya sebagai penyimpangan. Sebaliknya, pada kesempatan ini, seorang ulama dari kota kami Allahabad, Maulana Saifur Rahman Sahib Qasmi dari Wasiabad, menyatakan fatwa terkait Maulana Saad Sahib Kandhlawi sebagai tindakan yang tidak bijaksana dari Darul Ulum Deoband, lebih lanjut menyatakannya bertentangan dengan prinsip-prinsip penulisan fatwa dan tidak sesuai dengan situasi saat ini. Kami, para pelayan agama dan Syariat, menyatakan ketidaksepakatan kami dengan sikapnya dan sangat tidak setuju dengannya. Anda dapat melihat sikap Darul Ulum Deoband di situs web mereka (www.darululoomdeoband.com).

Pertemuan ini dihadiri secara khusus oleh para ulama termasuk Maulana Ashfaq Sahib Qasmi, Mufti Abdullah Sahib Qasmi, Maulana Abu Bakr Sahib Umri, Maulana Najmul Huda Sahib Qasmi, Maulana Zakaria Sahib, Maulana Mahmood Hasan Ghazi Sahib Qasmi, Maulana Umar Sahib Qasmi, Maulana Abdul Haleem Sahib Qasmi, Maulana Muhammad Zaid Sahib Qasmi, Maulana Ahmad Ali Sahib Mazahiri, Maulana Abrar Sahib Maryadih, Maulana Farhan Sahib, Maulana Muhammad Rehan Sahib Qasmi, Maulana Muhammad Adnan Sahib, Maulana Faiz Qamar Sahib, dan lainnya.

Referensi: https://raddefst.blogspot.com/2018/10/Ulama-allahabad-ka-moqif.html